Nilai Kearifan Lokal Falsafah Masyarakat Tanah Massenrempulu : Penanaman Wawasan Kebangsaan sebagai Langkah Preventif Diskriminasi, Intoleransi dan Kekerasan Ekstrimisme
Oleh: Hajra Yansa “ Sipakatuo kamu jo lino Sipakario -rio kamu to padanta pada tau Sipaingaran kamu, kan pada kita to massiunu to tuopa” Kalimat diatas adalah sepenggal petua dari orang terdahulu atau lebih akrabnya disapa to jolota’ dalam bahasa orang Duri, hingga hari ini kalimat tersebut menjadi unsur budaya yang sangat prinsipil dalam kehidupan masyarakat Tanah Massenrempulu. Seiring perkembangan zaman, petua tersebut menjelma menjadi falsafah atau pegangan hidup hingga kini bagi Masyarakat Massenrempulu. Falsafah tersebut ialah Sipakatuo, Sipakario dan Sipaingaran atau disingkat 3 S dan lebih akrab lagi disebut TOBANA ( TO long menolong, BA ntu membantu dan NA ehat- menasehati). Nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung pada falsafah 3S diejawantahkan pada kehidupan yang rukun dan damai, peduli terhadap sesama, tolong menolong dan saling mengingatkan. Falsafah dari tanah Massenrempulu ini mengandung nilai-nilai luhur sesuai dengan Pancasila khususnya pada butir ...